Sabtu, 09 November 2019

Lomba Fotografi dalam Pembelajaran Penyerbukan

Ketika guru bingung bagaimana menjelaskan tentang proses penyerbukan kepada siswa, maka muncul ide ini. Menantang siswa mengamati proses penyerbukan langsung! Tapi ini saja tidak menjamin mereka akan semangat melakukannya.
Bisa saja nanti mereka tidak fokus,malah mengerjakan lain - lain diluar kelas.
Untuk mengantisipasi hal itu, dibuatlah lomba ini. Lomba fotografi proses penyerbukan. Nantinya akan dipilih foto terbaik sesuai kriteria dan mereka dapat hadiah. Woo, seru kan?
Lihat sendiri bagaimana semangatnya mereka mencari angle terbagus untuk hasil fotonya 😁😁







TOS Sebagai Sarana Pembelajaran

Dalam rangka memenuhi kebutuhan meningkatkan kualitas pembelajaran disekolah, maka SMPN 2 Cisoka mulai membuat Toga/Tos. Toga ( Tanaman Obat Keluarga) atau kalau disekolah dinamakan Tanaman Obat Sekolah (TOS).
Disamping ingin memanfaatkan hasilnya nanti, bisa juga sebagai sumber belajar bagi siswa.
Contohnya mapel B. Indonesia dengan materi teks laporan hasil observasi, guru membawa siswa kelingkungan sekolah. Siswa kemudian mengamati tanamannya,mencatat cirinya dan kemudian membuat  teks laporan hasil observasinya.
Jadi, pengamatan lingkungan atau tanaman sekarang bukan lagi dimonopoli oleh pelajaran IPA, tapi tentu dengan pelajaran lainnya. Tentunya dengan kreatifitas gurunya.

Maju terus SMPN 2 Cisoka 😍😍😍

Sabtu, 21 September 2019

Mari Akhiri Hibernasi Ini !

Bismillaah..

Setelah 3 tahun berhibernasi, saya pun bangun. Tiga tahun lalu, aktifitas menulis blog ini saya kerjakan dalam perjalanan berangkat dan pulang dari sekolah tempat saya mengajar.
Karena jarak yang cukup jauh dari rumah, sehingga perjalanan lumayan lama sekitar 1,5 - 2 jam. Sayapun memanfaatkannya dengan menulis blog ini.
Blog ini saya buat untuk dokumentasi pembelajaran sains yang berlangsung dikelas yang saya ajar.
Alhamdulillaah, dari blog ini juga saya bisa melahirkan buku solo pertama saya.

Sekarang, banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan saya. Rutinitas yang saya jalani, berubah total diawal 2018. Saya pindah rumah, lebih dekat ke sekolah. Sehingga rutinitas diperjalananpun menjadi terhenti. Ini mungkin hanya mencari pembenaran. Tapi begitulah, saya berhenti menulis diblog. Blognya terlupakan 😭

Minggu ini, entah kenapa saya merasa harus memulai rutinitas ini lagi.
Saya merasa membutuhkan blog ini untuk menyimpan tulisan - tulisan pendek saya, terutama menyimpan foto - foto pembelajaran yang saya lakukan.

Maka, dengan mengucapkan bismillaah..
InsyaaAllah saya akan berbagi lagi lewat blog ini.

Do'akan ya 😍😍

Selasa, 01 Maret 2016

Main Mobil-mobilan Pada Pembelajaran Gerak

Pembelajaran gerak diawali dengan pengertian gerak lurus dan definisi kecepatan. Ketika guru bertanya tentang pengertian kecepatan semua bingung menjawab. Ketika diberi contoh kecepatan juga belum nyambung dipikiran siswa. 


Akhirnya saya mempunyai ide bagaimana cara mencari kecepatan dengan bermain mobil-mobilan. Apalagi ini materi untuk kelas 7 yang masih senang bermain. Jadi anak2 saya suruh membawa mobil-mobilan dari rumah, terutama yg ada remote controlnya.

Sebelum memulai praktek, di lantai kelas dibuat garis-garis untuk track mobil. Dimulai dari 0 m, 0,5 m, 1 m, 1,5 m dan 2 m. Disiapkan juga stop watch untuk menghitung waktu yang dibutuhkan mobil berjalan dari titik 0 m ke titik berikutnya.

Sebagian siswa melakukan percobaan main mobil-mobilan, sebagian lagi mencatat hasil pengamatan pada lembar kerja yang disiapkan. 

Pada lembar kerja juga berisi pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan siswa menemukan rumus lecepatan yaitu jarak bagi waktu.

Alhamdulillah pembelajaran berlangsung menyenangkan karena siswa tidak merasa belajar tapi bermain..

Senin, 01 Februari 2016

Belajar Arus Listrik dengan Comic Strip

Materi listrik dinamis diawali dengan pengenalan konsep arus listrik dan tegangan listrik. Tapi saya bingung menyampaikannya seperti apa. Bagi orang kelistrikan mungkin akan berkata bikin aja percobaan pake amperemeter dan voltmeter untuk melihat adanya arus listrik. Tapi karena disekolah saya mengajar alat2 lab belum lengkap, jadi opsi ini agak susah dilakukan. Mungkin kedepannya bisa dilakukan.
Akhirnya saya mengambil pendekatan yang berbeda dalam pembelajaran kali ini. Idenya dari rekan guru dari sekolah tetangga yang memakai comic strip pada pembelajaran genetika. Nah, pada salah satu buku sumber saya yaitu Gasing Fisika dari Yohanes Surya terdapat komik yang seperti saya butuhkan ini. Jadilah saya memakai comic dari buku ini..

Setelah siswa membaca komik ini, secara berklompok siswa menjawab pertanyaan pertanyaan pada lembar kerja dengan diskusi kelompok. Setelah itu hasil kerja kelompoknya dipresentasikan didepan kelas..

Minggu, 31 Januari 2016

Bermain Sulap dengan Listrik Statis

Materi listrik statis cukup gampang dipraktekkan. Cukup dengan penggaris plastik dan sobekan kertas kecil2. Maka siswa bisa melihat fenomenanya.
Bagaimana jika ingin mengamati sifat listrik statis yaitu jika benda dengan muatan sama bila didekatkan maka akan terjadi tolak menolak, dan jika muatannya beda akan terjadi tarik menarik. Tadinya saya ingin memakai balon dan kain wol. Tapi sayang kain wol tidak ada. Waktu diganti dengan benang wol juga tidak berhasil.
Akhirnya saya memakai penggaris lagi, yang satu panjang, dan yang satunya lagi pendek. Penggaris pendek digantung dengan benang. Penggaris panjang diberi muatan dengan digosokkan ke rambut yang kering. Kemudian didekatkan kepenggaris yg pendek. Hasilnya penggaris pendwk akan bergerak mengikut penggaris panjang. Jadi seperti sulap bukan?

Bermain Peran dalam Persilangan

Materi pelajaran persilangan itu gampang - gampang susah. Gampang menurut guru, susah menurut siswa. Hehe..
Banyak metoda ato strategi pembelajaran yang sudah banyak dicobakan oleh guru. Coba aja googling, pasti akan ketemu pembelajaran dengan berbagai macam media, mulai dari kancibg genetika, ada yang pake sedotan, ada koin, sampai yang terbaru yang saya temukan adalah menggunakan plastik mika warna warni yang. Tapi menurut saya kok rasanya masih kurang 'ngena' pada siswa. Materi itu serasa masih di awang - awang. Emang layangan.. 
Akhirnya saya coba pendekatan yang lain. Belum begitu sukses hasilnya, tapi setidaknya anak2 sudah mulai bisa mempunyai gambaran yang pas tentang persilangan berikut dengan simbol2nya.
Pertemuan pertama saya membahas tentang sifat2 yang diturunkan orang tua ke anak2nya. Sebagaimana biasa, pembelajaran dilakukan berkelompok. Salah satu anggota kelompok ditunjuk sebagai objek pengamatan. Anak yang ditunjuk ini diwawancarai oleh teman2nya tentang hal2 yang mirip dengan orang tuanya. Berpandu dengan lembar kerja yang saya bagikan, tugaspun dibagi. Ada anggota kelompok sebagai objek wawancara, ada yang mewawancarai, dan ada yang mencatat hasil wawancara.
Dari hasil wawancara ini anak2 bisa membedakan  sifat dominan, resesif, intermediet. Juga mengenal istilah2 lain seperti parental, filial, alel, genotip dan fenotip.
Pertemuan kedua, adalah memahami bagaimana proses persilangan. Disini saya melakukan pendekatan yang sedikit berbeda dengan biasanya, yaitu bermain peran.
Sebelum bermain peran saya sudah menyiapkan label yaitu Parental jantan, parental betina, lambang2 genotip sifat2 yang disilangkan. Saya membuat pada kartu2 gen..
Nah, beberapa anak saya minta kedepan untuk menjadi model bermain peran. Ada yang jadi parental, dan ada yang jadi filial. Mereka memegang kartu sesuai perannya masing2. Kemudian saya mensimulasikan persilangan itu.
Hasilnyaaa.. Masih ada yang bingung.. Hehe..
Kedepannya saya akan berusaha menyempurnakan lagi sehingga dapat benar2 diaplikasikan dengan baik.
Sayang saya gak mendokumentasikan dengan lengkap. Next time.. InsyaAllah..